KEMATIAN BERTAMU
Detik duka di dinihari
menampar wajahku dengan kesedihan
Karam dalam kalut kesedihan
nenekku sudah tak menatapku
air mataku menetes di kaki
Ku lihat meja makan hanya ada gelas kosong
yang dipakai sebelum ia jiwanya kosong
y Melayat mayat di muka makam
tersemat tamat tentang tabir tubuh
kain putih menjadi pakaian terakhir
liang lahat menjadi tempat tidur terakhir
Aku berpikir butir-butir takdir akhir
yang mungkin akan bertamu dirumah
tapi yang pasti
ketetapan di tangan tuhan
pasti terjadi yang dinanti-nanti
amal diandalkan suatu saat
Sidoarjo, 2026
.jpg)
Comments
Post a Comment